Arsitektur Masa Orde Baru, Mengkonsumsi atau Menciptakan Ruang?

Orde baru, adalah masa dimana dunia arsitektur mulai mencari jati dirinya, arsitektur nusantara mulai ditonjolkan. Pada masa ini, di bawah kepemimpinan presiden Soeharto, arsitektur nusantara mulai menemukan jati dirinya, yaitu arsitektur yang menciptakan ruang. Kesan modern yang dibawa oleh arsitektur kolonial mulai ditinggalkan, jati diri bangsa Indonesia mulai dirintis kembali dengan munculnya arsitektur tradisional.

Arsitektur tradisional yang merupakan penyesuaian bentuk bangunan berdasarkan kondisi alam dan lingkungan sekitar mulai menggantikan arsitektur colonial yang dibawa oleh Belanda. Perbedaan dari keduanya begitu mencolok. Arsitektur colonial yang tidak lain adalah hasil dari jajahan Belanda adalah arsitektur subtropics yang tidak cocok diterapkan di daerah tropis. Lingkungan yang berbeda membuatnya tidak cocok. Arsitektur colonial yang cenderung bersifat massif ini tidak cocok karena arsitektur ini berasal dari daerah subtropics, daerah yang hanya ditumbuhi daun ¼ tahun saja. Daerah yang mencerminkan kehidupan di dalam gua, dan tidak cocok dengan iklim Indonesia.

Sedangkan arsitektur tradisional adalah arsitektur yang memang cocok untuk iklim Indonesia, karena bentukan yang cenderung menciptakan ruang, tanpa menggunakan dinding yang massif membuat kesan menyatu dengan alam lebih muncul. Dalam iklimnya yang berdaun sepanjang tahun dan bisa merasakan keadaan alam tanpa harus diberi dinding-dinding, karena iklim tropis memiliki 2 musim yang keduanya bukanlah musim yang ekstrim layaknya musim-musim di daerah subtropics

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: